Selasa

Halaqah 36 | Penjelasan Umum Bab 07

 

Halaqah 36 | Penjelasan Umum Bab 07

Kitab: Kitabut Tauhid
Audio: Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A
Transkrip: ilmiyyah.com

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن وله

Halaqah yang ke-36 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitāb Kitābut-Tauḥīd alladzhī huwa ḥaqqullāhi ʿalal ʿabīd yang ditulis oleh Al-Imām al-Mujaddid Muḥammad ibn ʿAbdil Wahhāb ibn Sulaimān At-Tamīmī raḥimahullāh.

Masuk kita pada bab yang ketujuh yaitu

بَابٌ مِنَ الشِّرْكِ لُبْسُ الحَلْقَةِ وَالخَيْطِ وَنَحْوِهِمَا لِرَفْعِ البَلَاءِ أَوْ دَفْعِهِ

Bab termasuk kesyirikan adalah mengenakan atau memakai al-ḥalqah, yaitu sesuatu yang melingkar yang dipakai, seperti misalnya gelang, kalung, atau dia ditaruh di kaki misalnya, dan dia terbuat dari logam, dan juga memakai benang dengan fungsi yang sama, dan yang semisal dengan keduanya.

Maksudnya penyebutan al-ḥalqah yang terbuat dari logam atau sesuatu yang terbuat dari benang ini bukan pembatasan. Mungkin di sana ada benda yang lain yang digunakan oleh seseorang dengan maksud yang sama, liraf‘i al-balā’i au daf‘ihiLiraf‘i al-balā’ berarti untuk mengangkat, maksudnya adalah musibahnya sudah ada, sudah turun, kemudian tujuannya adalah ingin mengangkat balā’ tersebut sehingga dia hilang dan pergi dari seseorang. Atau tujuannya adalah untuk menolak, artinya dia belum datang, dan dia berkeinginan atau berniat untuk menolak balā’ tersebut, ingin menolak musibah tadi.

Maka cara seperti ini kata beliau adalah minasy-syirk, ini adalah termasuk kesyirikan. Dan yang dimaksud dari beliau di sini adalah termasuk syirik kecil, apabila dia menjadikan apa yang dia lakukan ini, yaitu mengenakan ḥalqah atau khayṭ, ini sebagai sebab. Dan ini kebanyakan demikian niatnya, yaitu meyakini bahwasanya itu adalah sebagai sebab untuk mengangkat sebuah musibah atau untuk menolaknya. Kalau memang niatnya demikian, dinamakan dengan sebab, dinamakan wasīlah, atau dinamakan sebagai perantara saja. Dan kalau kita tanya, siapa yang mengangkat balā’, siapa yang menolak balā’? Allāh.

Ketika dia meyakini ini hanya sebagai sebab, maka dia terjerumus ke dalam syirik yang kecil. Karena dia menjadikan sesuatu yang bukan sebab, namun dianggap itu adalah sebab. Ini termasuk syirik yang kecil. Dan para ulama menjelaskan bahwasanya sebab yang syar‘i atau sebab yang dianggap di dalam agama kita itu ada dua.

Ada sebab yang memang datang dalilnya di dalam Al-Qur’an maupun di dalam hadits. Allāh atau Rasul-Nya mengabarkan bahwasanya ini adalah sebab. Maka dalam keadaan demikian apabila seseorang menjadikan itu sebagai sebab, dia telah berpegang dengan dalil.

Memang Allāh ﷻ telah mengabarkan atau Rasulullāh ﷺ telah mengabarkan. Contoh misalnya ketika Allāh ﷻ mengabarkan bahwa madu ini adalah obat. Allāh mengatakan

يَخْرُجُ مِن بُطُونِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ

“Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya; di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.” (QS An-Naḥl: 69)

Maka kita sebagai seorang muslim harus dan berani mengatakan bahwasanya madu adalah obat. Di dalamnya ada obat bagi manusia. Dari mana kita mengatakannya demikian? Karena Allāh ﷻ telah mengabarkan, dan Dialah yang menciptakan sebab dan juga dampaknya.

Kalau Allāh ﷻ memang telah mengabarkan, ya kita membenarkan sebagaimana yang Allāh kabarkan. Atau misalnya Rasulullāh ﷺ mengabarkan bahwa al-ḥabbatus-sawdā’ syifā’un likulli dā’ — habbatus-sawdā’ itu adalah obat bagi seluruh penyakit. Maka kita berani mengatakan dan dengan lantang kita katakan bahwasanya habbatus-sawdā’ ini adalah sebab kesembuhan, karena Nabi ﷺ telah mengabarkan yang demikian. Ini jenis yang pertama, yaitu sebab yang memang datang dalil yang menunjukkan bahwasanya ini adalah sebab.

Dan yang kedua adalah sebab yang hasil dari penelitian yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Contoh misalnya obat-obat yang ada sekarang yang dipakai oleh para dokter. Itu adalah obat-obat yang sudah diteliti bertahun-tahun dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Diambil dari pohon tertentu misalnya, dan dia mengandung zat ini, zat ini, dan zat ini sangat efektif untuk menanggulangi penyakit A atau B dan seterusnya. Kemudian ini diteliti berulang-ulang dan sudah diadakan di sana percobaan. Dan ternyata memang bagus dan berefek. Nah, yang seperti ini juga bisa dijadikan sebagai sebab, karena dia adalah sebab yang diketahui sebagai sebab karena adanya penelitian secara ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan.

Selain dua perkara ini, selain dua sebab ini, maka bukan sebab yang syar‘i. Contoh misalnya yang ada di hadapan kita sekarang, bab yang dibuat oleh pengarang rahimahullāh tentang orang yang menaruh gelang atau menaruh kalung, atau sabuk misalnya. Atau ditaruh di kakinya misalnya, atau cincin, dan kebanyakan itu dari logam. Kalau misalnya di sana ada orang yang menggunakan kain atau benang misalnya, dengan tujuan yang sama, untuk menolak balā’ atau untuk mengangkat sebuah balā’, mengangkat sebuah musibah.

Nah, ini dari sisi syariat atau dari sisi dalil, tidak ada dalilnya. Kemudian dari sisi ilmiah, penelitian ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan juga tidak ada. Maka orang yang menjadikan ini sebagai sebab padahal dia bukan sebab, dia telah terjerumus ke dalam kesyirikan.

Dan dimaksud dengan kesyirikan di sini adalah kesyirikan yang kecil, tidak sampai mengeluarkan seseorang dari agama Islam. Hanya yang perlu kita ketahui bahwasanya syirik kecil, meskipun dia adalah syirik kecil, tapi dia tetap syirik. Dan yang namanya syirik ini lebih besar daripada dosa-dosa besar. Jadi jangan kita terkecoh dengan kalimat “kecilnya”, tapi ingat di situ ada kalimat “syiriknya”. Ini lebih besar daripada dosa besar.

Orang yang memakai barang-barang seperti ini, dosa dia itu lebih besar daripada dosa orang yang berzina, daripada orang yang mabuk misalnya. Maka itu jangan disepelekan.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

image_pdfimage_print

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer